Games game balapan

7 Game Balap Seru Versi Android untuk Mengisi Waktu Luang

Salah satu kategori game yang cukup populer di kalangan gamer dan nggak lekang dimakan waktu adalah game balap atau racing.

Siapa sih yang bisa melupakan keseruan dari Gran Turismo, Need for Speed: Most Wanted, Crash Team Racing (CTR), atau Mario Kart?

Game-game balap tersebut sama-sama dapat kamu nikmati meski dimainkan sendirian atau ramai-ramai bersama teman. 

Ada kebanggan tersendiri saat mobil yang kita jalankan berhasil menyalip mobil lawan dan sampai di garis finish pada posisi pertama.

Bahkan untuk game multiplayer seperti Mario Kart atau Crash Team Racing, jiwa kompetitif pada saat memainkan game ini disebut-sebut sampai dapat merusak pertemanan.

Menurut kamu benar atau nggak, nih?

Sayangnya game-game yang sudah disebutkan di atas tidak dapat dimainkan sewaktu-waktu karena membutuhkan konsol atau PC untuk memainkannya.

Nggak mungkin kan kamu nunggu antrian KRL sambil bawa-bawa TV+PS4 atau perangkat PC?

Kalau kamu ingin main di mana pun dan kapan pun, mungkin bisa membawa handheld seperti PS Vita, Nintendo 3DS, Nintendo Switch, atau cukup menggunakan smartphone Android.

Hanya saja karena tidak semua orang mampu membeli handheld, maka satu-satunya cara yang paling mudah adalah memainkan game balap di smartphone Android milikmu.

Tenang saja, game balap di Android juga nggak kalah seru dengan game balap yang ada di konsol atau handheld, kok. Contohnya 7 game ini nih.

1.Need for Speed: No Limits

Gamer mana yang nggak kenal sama franchise Need for Speed? Gamer veteran pasti sudah mafhum dengan Need for Speed II, Need for Speed: Underground, atau Need for Speed: Most Wanted.

Meski sebagian besar franchise Need for Speed ditujukan untuk konsol dan PC, Need for Speed: No Limits adalah satu-satunya original title Need for Speed yang hanya ditujukan untuk pengguna mobile.

Game free-to-play ini dikembangkan oleh Firemonkeys Studios dan dirilis oleh Electronic Arts pada tanggal 30 September 2015.

Meski sudah berumur 4 tahun, namun game ini tetap kokoh di jajaran atas Top Grossing kategori Racing yang ada di Play Store.

Hal ini membuktikan bahwa game ini masih memiliki pesona yang dapat mengikat gamer lama maupun baru.

Sama seperti franchise Need for Speed pada umumnya, gameplay dari Need for Speed: No Limits sebagian besar fokus ke koleksi mobil, balap jalanan, kustomisasi, dan menghindar dari kejaran polisi.

Ada 4 mode yang bisa kamu nikmati, yaitu Campaign Races (mode story dari permainan ini), Car Series Races (hanya mobil tertentu yang dapat mengikuti balapan untuk memenangkan hadiah dalam game), Rival Races (menggunakan mobil terbaikmu untuk memenangkan balapan), dan Time-limited Special Events (mendapatkan mobil premium gratis setelah menyelesaikan event).

Tenang aja, kamu nggak akan merasa bosan karena ada lebih dari 1000 tantangan yang bisa kamu selesaikan.

Yang cukup menarik dari game ini adalah kustomisasinya, karena Need for Speed: No Limits memberimu lebih dari 2,5 juta macam kemungkinan kombinasi yang bisa kamu pilih.

Mulai dari kustomisasi roda, body-kits, widebody kits, sampai paint jobs. Meski hampir semua mobil dapat dikustomisasi, visual dari mobil premium yang kamu menangkan dari event seperti Ferrari tidak akan bisa diubah.

2.Asphalt 9: Legends

Selain Need for Speed, salah satu franchise balap yang nggak bisa dilupakan oleh gamer adalah Asphalts.

Sejak Asphalt: Urban GT pertama kali muncul pada tahun 2004 di N-Gage, NDS, dan J2ME, popularitas dari franchise Asphalts terus meroket dan membuat game terbaru Asphalt selalu dinanti oleh pecinta balap. Termasuk salah satunya adalah Ashpalt 9: Legends.

Secara gameplay, Asphalts 9: Legends tidak berbeda jauh kalau dibandingkan dengan pendahulunya.

Namun dari segi fitur, game yang dirilis oleh Gameloft pada tanggal 27 Juli 2018 ini mengalami cukup banyak peningkatan dan penambahan fitur, yaitu perbaikan grafis, penambahan mobil baru (sampai dengan September 2019 terdapat 72 mobil yang dapat dimiliki pemain), mode balap baru, lokasi baru, skema kontrol baru seperti Touch Drive (mode autopilot), dan mengimplementasikan kembali shockwave nitro yang sempat menghilang di Asphalt 8: Airborne.

Pada saat memulai permainan, pemain dapat memilih mode Career (mode story dari permainan), Multiplayer (adu balap dengan pemain lain di seluruh dunia), dan Events (pemain dapat berpartisipasi dalam kompetisi untuk mencatatkan waktu tercepat).

Mode balap baru yang ditambahkan di Ashpalt 9: Legends adalah Time Attack (pemain harus melewati garis finish sebelum waktu habis) dan Hunted (menghindari kejaran polisi tanpa merusakkan mobil atau kehabisan waktu).

Sedangkan untuk lokasi baru, kamu bisa merasakan sensasi memacu mobil di Kairo, Himalaya, U.S. Midwest, Skotlandia, dan Karibia.

Untuk skema kontrol, kalau pada seri Ashpalt sebelumnya hanya memiliki dua skema kontrol (Tilt to Steer dan Tap to Steer), kali ini ada Touch Drive yang memungkinkan pemain untuk memilih rute dengan swipe kiri dan kanan. Hmm, sepertinya menarik, ya.

3.Hot Wheels: Race Off

Bagi para pecinta Hot Wheels, rasanya nggak perlu pikir dua kali deh untuk install game ini ke perangkat Androidmu.

Hot Wheels: Race Off memberikan nuansa yang berbeda dari Need for Speed: No Limits dan Ashpalt 9: Legends, baik dari sisi grafis, gameplay, maupun track yang dilintasi.

Mungkin game besutan Hutch Games ini bisa dikatakan lebih kasual daripada dua game sebelumnya.

Kalau kamu familiar dengan Hill Climb Racing, rasanya nggak akan kesulitan untuk memainkan game ini.

Kamu hanya perlu tap dua kontrol saja, yaitu gas dan rem, dalam melewati tantangan yang ada di setiap track.

Kamu bakal menjumpai booster, loop, dan jump yang biasa kamu temui di track-track Hot Wheels pada umumnya.

Bedanya, kamu yang akan mengendarainya, tidak hanya sekadar menonton mobil Hot Wheelsmu melaju.

Meski game ini memiliki lebih dari 25 mobil dan 50 track, waktu yang kamu habiskan untuk mengumpulkan semua mobil dan melintasi semua track yang ada nggak sedikit.

Mekanisme dari game ini pun mirip dengan Hill Climb Racing, satu track akan kamu mainkan secara berulang-ulang untuk mengumpulkan koin dan memperbaiki catatan waktu, koin yang sudah kamu kumpulkan dapat digunakan untuk upgrade kendaraan supaya dapat melintasi track dengan lebih mudah.

Karena proses ini membutuhkan repetisi yang cukup konstan, maka bisa saja kamu jadi cepat bosan.

Untungnya konsep free-to-play dalam game ini lebih manusiawi kalau dibandingkan dengan Need for Speed: No Limits dan Ashpalt 9: Legends, soalnya kamu masih bisa mencapai level tertinggi dalam game ini tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, itupun kalau kamu nggak mudah bosan dan sanggup menjalani repetisi yang terus-menerus dilakukan.

4.Garena Speed Drifters

Game ini sempat viral beberapa waktu yang lalu karena banyaknya influencer yang mempromosikan game ini.

Namun apakah game ini memang layak untuk dimainkan? Tentu saja.

Kalau kamu pecinta Mario Kart atau Crash Team Racing (CTR), jangan pernah melewatkan game ini. Mirip dengan Mario Kart dan CTR? Berarti calon game perusak pertemanan, dong? Bisa jadi…

Secara gameplay, game milik Garena Games Online ini memiliki beberapa mode.

Ada Item mode (sama seperti Mario Kart dan CTR dimana kamu bisa menggunakan item untuk menyabotase lawanmu), Racing mode (mode klasik murni adu balap yang mengedepankan timing pada saat drift dan boost), dan Ranked mode (adu balap dengan pemain lain di seluruh dunia).

Fitur lain yang menarik dari Garena Speed Drifters adalah adanya fitur yang mirip dengan game-game MMORPG, yaitu kustomisasi kostum dan relationship.

Kamu dapat mengubah tampilan karaktermu dengan lebih dari 100 jenis item yang bisa kamu dapatkan.

Untuk kostum sendiri ternyata nggak semua permanen, ada yang durasinya 3 hari dan juga 7 hari.

Tenang saja, kostum ini nggak memberikan efek apapun, kok. Sedangkan untuk relationship, kamu bisa menjadi couple dengan pemain lain dengan cara mengirimkan cincin ke karakter mereka.

Keuntungan dari couple ini sendiri supaya bisa mendapatkan voucher tambahan dari misi harian adu balap couple.

Nah, kalau kamu bosan bermain adu balap, di Garena Speed Drifters kamu bisa pergi ke Rest Stop area untuk sekadar bercengkrama dengan pemain lain atau memainkan mini game yang lain.

5.Traffic Rider

Mencari game balap yang unik dan nggak biasa? Mungkin kamu bisa mencoba game keluaran Soner Kara ini.

Berbeda dengan game-game yang sudah dibahas sebelumnya, di Traffic Rider kamu nggak akan adu balap dengan pemain atau mobil lain, melainkan adu balap dengan waktu.

Pada game ini, kamu ditugaskan untuk menuju garis finish sembari menghindari mobil-mobil lain. 

Buat gamer 90an pasti sadar kalau gameplay dari Traffic Rider ini mirip dengan Zippy Race, game NES lawas.

Yang membedakan adalah kamu bisa memilih motor yang ingin kamu kendarai, mulai dari vespa, motor trail, moge, sampai motor racing.

Sampai dengan update terbaru bulan September 2019 ini total ada 30 motor yang bisa kamu kendarai.

Selain itu motor tersebut bisa kamu tune-up untuk meningkatkan power, handling, atau brake.

Mode dari game ini sendiri cukup beragam, mulai dari Career, Endless, Time Trial, dan Free Ride.

Pada mode career, ada 78 misi yang menunggu untuk kamu taklukkan, seperti mencapai garis finish sebelum batas waktu, menyalip sekian kendaraan dalam sekian detik, dan mengendarai sekian km dalam sekian detik.

Setelah menaklukkan misi tersebut, kamu akan mendapatkan cash yang bisa digunakan untuk upgrade motor atau membeli motor baru.

Jangan lupa, di mode Career ini kamu juga bisa mendapat bonus berupa gold (mata uang premium) apabila kamu menyelesaikan misi 10-20 detik sebelum batas waktu.

Sedangkan pada mode Endless, Time Trial, dan Free Ride, kamu dapat memilih jalan satu jalur atau dua jalur, jenis jalanan (jalan tol, gurun, kota, atau jalanan bersalju) dan waktu yang diinginkan (pagi, sore, atau malam).

Yang membedakan hanyalah gameplaynya. Pada mode Endless kamu tidak akan menemui garis finish, jadi selama kamu tidak menabrak maka kamu akan terus berkendara menghindari kendaraan lain.

Pada mode Time Trial, dalam waktu 90 detik kamu harus berusaha untuk mendapatkan skor tertinggi dengan berbagai cara.

Sedangkan pada mode Free Ride, kamu diberi kebebasan untuk melakukan apa yang kamu mau. Tanpa garis finish, tanpa waktu, dan kalau jatuh kamu akan bangkit terus. Kerat!

6.MotoGP Racing ‘19

Rasanya kurang pas kalau game balap satu ini nggak dimasukkan ke dalam daftar. Sebagai salah satu ajang balap terbesar di dunia, adanya nama MotoGP pada game ini sudah tentu memikat banyak peminat.

Terlebih MotoGP Racing ’19 memegang lisensi resmi motor, pembalap, tim, track, dan sponsor asli dari Dorna, sehingga kamu bisa memainkan game ini dengan motor, tim, atau pembalap favoritmu.

Gameplay dari game besutan WePlay Media LLC ini juga cukup sederhana dan mudah untuk dipelajari.

Kamu hanya perlu tap tombol throttle atau brake di saat yang tepat supaya mendapat bonus skor.

Yah, bisa dibilang gameplaynya mirip dengan game-game rhytm seperti Guitar Hero atau O2Jam. Bedanya yang ditampilkan bukan balok atau lingkaran, melainkan motor.

Meski gameplaynya mudah untuk dipelajari, untuk menguasainya lumayan butuh usaha lebih. Soalnya kamu harus mengandalkan reflek dan timing yang pas.

Apabila kamu terlambat atau terlalu cepat menekan tombol, maka kecepatan si pengendara akan berkurang dan skormu nggak akan maksimal.

Game ini hanya memiliki satu mode, yaitu karir. Pada awal game, kamu dapat memilih motor dan mendesain tampilan jersey pengendara.

Untuk free player, motor yang bisa kamu pilih adalah motor dengan rating dan status yang rendah.

Apabila kamu ingin menggunakan motor dan pengendara resmi MotoGP, kamu harus mengumpulkan banyak koin atau top up dengan uang asli untuk membeli diamond.

Misalnya kamu ingin membeli Valentino Rossi (motor+pengendara), maka kamu harus mengumpulkan 119 ribu koin (dimana dalam satu race apabila kamu berada di posisi keempat biasanya mendapat hadiah kurang lebih seribu koin) atau menebusnya dengan 899 diamond (dengan cara membeli paket 1300 diamond seharga Rp199.000).

Namun apabila kamu hanya membeli Yamaha YZR-M1 tanpa Valentino Rossi, kamu bisa menebusnya seharga 60 ribu koin atau 299 diamond. Perbedaannya? Semakin murah maka status braking, acceleration, dan handling akan lebih rendah.

7.Top Boat: Racing Simulator 3D

Sebagai penutup, game yang terakhir ini nggak akan menyajikan persaingan antara motor atau mobil dan kamu nggak akan beradu kecepatan di jalanan, melainkan adu kecepatan boat di atas air.

Game yang dikembangkan oleh T-Bull ini memiliki lebih dari 25 boat dari 6 kelas (hovercraft, classic, offshore, catamaran, jet ski, dan hydroplane) yang bisa dikustomisasi.

Gameplay dari game ini mirip dengan mode Drag Race yang ada di Need for Speed. Kamu tinggal menyesuaikan timing ketika start dan ganti gigi.

Pada awal permainan, kamu akan disodori 6 pilihan boat yang bisa kamu pakai sebagai starter dalam mengarungi tiga mode, yaitu Ranking Mode, Quick Race, dan Daily Race.

Pada Ranking Mode, kamu akan memulai dari ranking ke 24 dan merangkak secara perlahan ke puncak klasemen setelah mengalahkan musuhmu satu per satu. Setelah berada di ranking 1, kamu berhak promosi ke liga selanjutnya.

Pada mode Quick Race, kamu dapat memilih satu dari 3 tingkat kesulitan yang ada. Hanya saja pada awal-awal, kamu hanya bisa memilih tingkatan yang paling mudah.

Quick Race dapat kamu manfaatkan untuk grinding cash. Cash yang kamu dapatkan bisa digunakan untuk upgrade boat supaya dapat mengalahkan lawan di Ranking Mode dengan lebih mudah.

Sedangkan pada mode Daily Race, kamu hanya bisa berlomba setiap dua jam sekali. Hadiah dari mode ini juga paling besar dibandingkan dua mode lain, kamu bisa mendapat puluhan ribu cash atau gold setelah memenangkan perlombaan.

Hanya saja yang perlu kamu ketahui, pada saat Daily Race kamu akan menggunakan jetsky, bukan boat pilihanmu.

Dari ketujuh game yang ada di atas, apakah ada yang belum pernah kamu coba? Kalau belum, segeralah buka Play Store kamu dan install gamenya ya!

Categories